by

Yohanes Hari Santosa Disiplin dan Sregep

SUMSEL.NEWS – PENDIDIKAN – Tentang disiplin artinya ketaatan kepada peraturan, sedangkan Sregep dalam kamus bahasa Indonesia memiliki arti rajin dan tekun. Itulah yang sangat menjadi perhatian Kepala SMKN 1 Semendawai Suku III Yohanes Hari Santosa terhadap pelajar disekolah dipimpinnya. Saat menceritakan pengalamannya sebagai kepala sekolah.

Yohanes Hari Santosa S.Pd MM akrab disapa Pak Hari, saat menjabat Kepala SMKN 1 Semendawai Suku II. Sebelumnya pernah bertugas sebagai Kepala SMNK 1 Belitang III, bisa dikatakan SMKN besar di OKU Timur saat dipimpinnya.

SMK Semendawai Suku III terletak di Desa Margodadi, Semendawai Suku III. Saat ini memiliki jurusan Akuntansi, TKJ, dan TKRO. Letaknya 400 meter dari Koramil Semendawai Suku III.

Bercerita dalam hal mendidik siswa  disiapkan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi (peguruan tingg), apalagi menghadapi persaingan dunia kerja dan dunia usaha. Bisa dikatakan tak ada tawar menawar dalam hal sikap disiplin, bagaimana mau sukses kalau tak disiplin dan sregep.

Menurut pria berkacamatan ini, Bahwa sesorang bergerak dalam usaha jasa (bengkel, menjahit, dunia pendidikan) sangat perlu memiliki jiwa disiplin dan sregep. Dalam  usaha jasa kedua sikap ini sangat penting sekali untuk keberlangsungan dan kemajuan usaha digeluti.

“Kalau mau sukses harus sregep, kalau ngga sregep gimana mau sukses dan maju” Kata Pak Hari, kepada sumsel.news, diruang kerja. Di SMKN 1 Semendawai Suku III terletak di Desa Margodadi, Semendawai Suku III belumlama ini. Saat memulai bercerita bahwa siswa harus disiplin dan rajin dalam menghadapi dunia keja dan menjadi wirausaha bila nantinya telah menyelesaikan pendidikan.

Begitu juga di SMKN 1 Semendawai Suku III, yohanes hari santosa sebagai kepala sekolah sangat memperhatikan sekali kedisiplinan dan kerajinan para siswanya.

Kedisiplinan siswa dimasa menempuh pendidikan smk menjadi hal yang sangat diperhatikan dan bisa dikatakan tidak ada kata tawar menawar. Ia mencontohkan sebagai kepala sekolah, bila ada siswanya tak hadir 10 hari tanpa keterangan, terancam tak naik tingkat atau kelas.

Ia mencontohkan siswa yang rajin masuk saja belum tentu menguasai sepenuhnya ilmu yang didapatkan saat belajar dikelas. Sehingga kalau siswa sampai tak hadir dikelas bagaimana mau memahami dan menguasai materi pelajaran.

Sehingga sebagai sebagai kepala sekolah, Ia sangat memperhatikan kehadiran para siswanya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Bahkan bila sampai ada siswa yang tidak hadir selama dua hari saja, orang tua siswa dikirim surat untuk datang  kesekolah. Menanyakan perkembangan anak didiknya dan penyebab ketidak hadiran di sekolah termasuk menanyakan  apakah orang tuanya mengetahui ketidakhadiran anaknya di sekolah.

Lebih lanjut Ia merinci, kedisiplinan siswa di sekolah nantinya  akan sangat bermanfaat saat telah lulus dari dunia sekolah. Siswa yang  terbiasa dengan sikap disiplin akan terbawa saat masuk ke dunia kerja dan saat menjadi usahawan dengan membuka usaha sendiri.

Kalau membuka usaha sendiri disiplin itu juga harus sangat diperlukan. Semisal lulusan smk jurusan teknik kendaraan ringan buka bengkel. Saat membuka usaha bengkel, bengkelnya kadang buka kadang tutup, atau lebih banyak tutupnya.

Berpengaruh terhadap Konsumen mau memperbaiki kendaraan datang ke bengkel, kalau bengkelnya tutup pasti kecewa. Bila bengkel nggak disiplin bukanya, lama-lama konsumen atau pelanggan akan lari memperbaiki kendaraannya ke bengkel lain.

Sehingga disiplin dan rajin sangat penting dalam menunjang kesuksesan seorang pegawai di dunia kerja dan kemajuan usaha wirausahawan.

Sehingga sebagai seorang kepala sekolah yang keluarannya menyiapkan calon pekerja didunia usaha dan calon wirausahawan. Maka sikap disiplin dan kerajinan siswa saat masih menempuh pendidikan menjadi penilaian penting.

Apen Saputra

Comment