by

Syukuran Kepulangan Haji dan Santunan Anak Yatim Desa Srimulyo

-OKU Timur-186 Views

SUMSEL.NEWS – OKU TIMUR – Bertempat di Halaman Pondok Pesantren Fatkhul Ulum Desa Srimulyo (Tapus), Kecamatan Madang Suku II, OKU Timur. Ribuan masyarakat hadiri syukuran Haji dan santunan anak yatim-piatu serta kaum duafa. Rabu 10 Agustus 2022.

Ribuan masyarakat berasal dari Desa Srimulyo dan Desa tetangga, tampak memenuhi kursi disediakan panitia. Untuk mendengarkan ceramah pengalaman perjalanan haji, jamaah haji Ustadz H Muhtarom berasal dari Desa Srimulyo dan ceramah KH Rofiul Basori dari Kabupaten Way Kanan Lampung.

Ustadz Solehun Ketua Panitia Kegiatan, dalam laporannya, menyebutkan kegiatan syukuran Haji dan santunan diberikan kepada 98 orang penerima.

Dana santunan berhasil dikumpulkan panitia, diserahkan kepada 36 anak, dan peranaknya mendapatkan santunan sebesar Rp 600ribu. Serta santunan lansia dan duafa kepada 62 penerima, perorangan Rp 200ribu.

“Kami ucapkan terimakasih atas nama panitia kepada semua pihak, telah membantuk mensukseskan acara hari ini” Sebut Ketua Panitia, yang juga Pengajar di Ponpes Fatkhul Ulum Srimulyo Tapus ini.

Sementara, Ali Mudin Kepala Desa Srimulyo, Kecamatan Madang Suku II, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1444 Hijrah.

“Semoga Santunan dari masyarakat bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik -baiknya” ucap ayah dengan satu putra dan satu putri ini, dihadapan para Jamaah haji dan Masyarakat yang hadir.

Tampak hadir kegiatan, Pengasuh Pondok Pesantren Fatkhul Ulum Srimulyo Tapus KH Asyhad Hasyim, Kades Srimulyo Ali Mudin, Anggota DPRD OKU Timur H Santoso, dan Tokoh Masyarakat Heryanto.

KH Rofiul Basori, dari Runyai, Waykanan, Provinsi Lampung ini memberikan tausiyah salah satu membahas tentang menyikapi perkembangan teknologi (HP/Handphone).

Ia mengibaratkan HP sebagai kambing. Sebagai manusia, apakah manusia harus mengkonsumsi kambing semuanya, tentu tidak. Tentu harus mampu memilah (membagi) mana dagingnya dan mana kotoran (tahi)nya, dagingnya saja yang dimakan dan kotorannya harus dibuang.

Begitupula sebagai pengguna HP, tentunya sebagai manusia harus mampu memisahkan mana isi HP yang baik dan baruk. Sebagai pengguna HP, tentu harus menggunakan HP untuk hal baik dan meninggalkan untuk sesuatu hal yang kurang baik.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh KH Rofiul Basori.

Apen Saputra

Comment