by

Sepuluh Kecamatan di OKU Timur Rawan Banjir

Sumsel.news – OKU Timur – Berdasar data yang disampaikan Bupati OKU Timur melalui staf ahli Amin Zen saat menjadi inspektur apel siaga penanggulangan bencana alam, dihalaman Mapolres OKU Timur. Disebutkan terdapat Sembilan kecamatan rawan banjir dan satu kecamatan rawan longsor. Senin 9 Nopember 2020.

Menurut Amin Zen bahwa, hasil mapping BMKG daerah rawan bencana alam di wilayah Kabupaten OKU Timur Tahun 2020, terdapat empat puluh tiga desa di sepuluh kecamatan yang rawan bencana alam diantaranya daerah rawan banjir. Kecamatan Martapura yaitu, Desa Tanjung Aman dan Dusun Kampung Sawah kelurahan  Paku Sengkunyit.

“untuk Kecamatan BP. Peliung yaitu, Desa Negeri Agung, Desa Bantan, Desa Bantan Pelita dan Desa Negeri Pakuan. Kecamatan Buay Madang yaitu, Desa Muncak Kabau, Desa Anyar dan Desa Sribunga. dan Kecamatan  Madang Suku I yaitu, Desa Rasuan, Desa Agung Jati, Desa Mendayun dan Desa Gunung Terang,” ucapnya.

Untuk Kecamatan Madang Suku II yaitu,  Desa Riang Bandung, Desa Suka Negara, Desa Talang Giring, Desa Rasuan Baru, Desa Pandan Agung, Desa Kertanegara, Desa Kotanegara, Desa Surabaya Dan Desa Banding Agung. Kecamatan Belitang II hanya satu desa yaitu Desa Sumberejo. Dan Kecamatan Belitang Mulya di Desa Purwodadi.

“Di Belitang III terdapat dua desa yaitu, Desa Nusa Tenggara dan Desa Nusa Jaya. Di Kecamatan Cempaka terdapat Sembilan desa yaitu, Desa Minanga, Desa Kangkung, Desa Adumanis, Desa Ulak Baru, Desa Gunung Jati, Desa Campang Tiga, Desa Cempaka, Desa Harisan Jaya Dan Desa Sukabumi. Serta tujuh desa Di Kecamatan SS III yaitu, Desa  Taman Agung, Desa Margorejo, Desa Cahya Negeri, Desa  Karang Marga, Desa Taraman, Desa Burnai Jaya Dan Desa Mulya Jaya,” jelasnya.

Sementara, untuk daerah rawan tanah longsor hanya di Kcamatan Martapura yaitu Desa Negeri Ratu dan Desa Keromongan. Dan Daerah rawan angin puting beliung di Kecamatan Bunga Mayang yaitu, Desa Tulang Bawang dan beberapa daerah yang belum dapat kita prediksi ancamannya, oleh karena itu perlunya kesiapan kita semua untuk antisipasi ini, sebelum terjadi. Dalam menghadapi musim penghujan saat ini yang rawan bencana alam, pemerintah daerah beserta instansi terkait menyiapkan perlengkapan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam.

“Meliputi penyediaan tabung pemadam air ringan sebanyak lima buah, perahu karet dua unit, jas hujan  48 buah, toa lima buah, chainshaw (mesin pemotong kayu) dua unit, police line lima buah, pelampung dan helm 10 buah, kantong jenazah 16 buah, tandu satu buah, gas oksigen satu buah, tenda pleton delapan unit, valbed 10 buah, pemadam api sembila buah dan mobil ambulance satu unit untuk pos terpadu berada di kantor BPBD OKU Timur,” pungkasnya.(apen)

Comment