Semangat Lestarikan Alam, Fordas Gelar Rapat Kerja

Berita, OKU Timur489 Dilihat

Sumsel.news – OKU TIMUR – Setelah dilantiknya pengurus Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) OKU Timur oleh Bupati pada 28 November 2020, dengan semangat melestarikan alam bumi sebiduk sehaluan. Pengurus Fordas menggelar Rapat Kerja yang digelar diruang rapat Bappeda dan Litbang OKU Timur (21/12).

Kegiatan rapat kerja (raker) pengurus, dengan agenda penyusunan program kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang Fordas OKU Timur.

Walau dengan penuh keterbatasan mengingat masa pandemi belum berakhir, raker dilaksanakan dengan tetap mematuhi prokes yang sudah ditentukan oleh panitia rapat.

Hadir Dr.Ir.H.Hariyono, M.Si Selaku Ketua Dewan Pakar Fordas merupakan Ketua STIPER Belitang, perwakilan pengurus dan anggota yang berasal dari berbagai instansi, akademisi perguruan tinggi dan Organisasi masyarakat di OKU Timur yang telah dilantik bulan lalu.

Ketua Umum Fordas OKU Timur Maryus Markus Firdaus S.STP mengatakan, bahwa dalam waktu dekat akan mengadakan gerakan penanaman 1000 bibit pohon yang akan ditanam di sepanjang bantaran sungai komering.

“Kegiatan ini rencananya melibatkan masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam laskar muda fordas OKU Timur,” ucapnya.

Ditambahkan Wakil Ketua I Fordas Oskarida, SE., MM, bahwa jenis tanaman yang akan ditanam adalah tanaman jenis kayu-kayuan, cempaka, jengkol, petai.

“Hal ini bertujuan untuk menambah minat menanam masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar Daerah aliran Sungai,” katanya.

Ditambahkan, Netty Andriyani, S.IKom, M.Si, kegiatan rapat Pengurus DAS OKU Timur selanjutnya akan secara daring dan virtual, mengingat kondisi pandemi belum berakhir.

“Koordinasi dengan Forum Das Provinsi pun dilakukan secara virtual meeting,” jelasnya.

Iman Sulaiman, SP., M.Si selaku Ketua Bidang Data Informasi, akan segera melakukan konsultasi dan sharing data Daerah Aliran sungai di wilayah OKU Raya dengan BPDAS HL Musi Palembang dan Fordas Provinsi sebagai acuan kerja Fordas OKU Timur.
“Sinkronisasi data Das bisa menjadi salah satu upaya untuk menyelaraskan program kerja antara pusat, provinsi dan kabupaten., sehingga program yang akan dilaksanakan bisa tepat sasaran” demikian tutur iman.

Kemudian Ketua Bidang Pengendalian DAS Slamet Santoso, SH menambahkan bahwa daerah aliran Sungai Komering saat ini perlu perhatian yang serius.

Tidak hanya sekedar vegetasi tanaman yang tumbuh d sepanjang bantaran sungai komering, tetapi kegiatan masyarakat yg berkaitan dengan penghijauan DAS.

“Nantinya dapat meningkatkan pendpaatan sangat perlu diperhatikan dan dimasukan dalam program kerja dengan demikian Alam akan tetap lestari, dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.(rilis)

Komentar