by

Lahan Sawah Terancam Kekeringan

SUMSEL.NEWS – OKU Timur -Ratusan hektar lahan persawahan yang digarap petani di OKU Timur terancam mengalami kekering. Kini kondisinya tanah sawah mulai kering dan retak. Seperti dialami oleh petani di Desa Cahya Negeri,Kecamatan Semendawai Suku III.

Solkan, Seorang Petani di Desa Cahya Negeri, Kecamatan Semendawai Suku III. Ia memiliki lahan pertanian sawah seluas dua bawu atau satu setengah hektar. Selama ini, lahan miliknya hanya mengandalkan air hujan. Namun sudah beberapa hari ini, belum juga hujan turun.. Lanah sawah miliknya tersebut, kondisi sudah mulai mengering dan retak. Karena sejak padi ditanam hingga satu minggu usianya sangat kekurangan air.

Sebagai petani, dirinya berusaha mencari solusi untuk mengatasi hal tersebut. Satu-satu yang mungkin bisa dilakukannya dengan mengairi lahannya miliknya. Menggunakan mesin sedot air, dengan mengambil air dari sungai kecil yang letaknya agak jauh dari lahan sawahnya.

Selain itu, para petani di sekitarnya sangat mengandalkan sumur bor yang dibuat secara mandiri.

“Nggak ada air, karena nggak ada pengairan disini (Irigasi). Selama ini mengandalkan mesin sedot. Andaikata ada irigasi petani disini akan terbantu,” Kata Solkan menceritakan keluhanya.

Menurutnya, Kalau sawah kering, biasanya rumput dan hama tikus akan datang. Sehingga mau tidak mau harus menggunakan mesin sedot. Sebagai petani, sangat berharap perhatian serius dari pihak terkait. Sehingga ada solusi dari permasalahan yang dihadapi selama ini.

“Harapanya kepada pemerintah, rakyat semua lingkungan sini minta pengairan (Irigasi), sebab lahan yang serupan dengan milik ada sekitar ratusan hektar,” pungkasnya.(apen)

Comment