Ketua TP PKK OKU Timur Ajak Jajaran Bangkitkan Kembali KAK Mulia

Daerah, OKU Timur415 Dilihat

Sumsel.news- OKU Timur – Nyonya dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes Ketua TP-PKK Kabupaten OKU Timur mengajak Masyarakat OKU Timur melakuka Revitalisasi atau menggiatkan kembali Program Kartu Amal Kehidupan (KAK) Mulia di Kabupaten OKU Timur.

 KAK  merupakan suatu sistem untuk menjembatani seluruh masyarakat agar peduli dan sayang kepada masyarakat prasejahtera melalui posyandu sekitar. Dikelola oleh seluruh kader posyandu dan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera dan selalu mengedepankan laporan yang transparan serta dapat dipertanggung jawabkan.  

Forum Kader Fosyandu Indonesia memberikan wadah sebagai tempat masyarakat kelas bawah Khususnya yang masih malu untuk menyumbang karena keterbatasan biaya. Maka Melalu program ini, diharapkan masyarakat mau berpartisipasi menyumbangkan sedikit,  walaupun hanya 500 rupiah.

Sebagai bentuk kepedulian Tim Penggerak PKK OKU Timur terhadap  balita, anak stunting, dan ibu hamil yang berlatar belakang kurang mampu. Menggelar acara yang bertemakan Revitalisasi Program KAK Mulia Kabupaten OKU Timur, Diaula Kantor Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur. Pada Senin, 4 Desember 2023.

Tujuan digelarnya acara bertemakan revitalisasi program KAK ini, supaya menumbuhkan rasa beramal kepada masyarakat yang ada di OKU Timur, khususnya yang ada di Kecamatan Buay Madang Timur ini.

Pada kegiatan ini pemaparan penjelasannya dengan metode vidio visual menggunakan proyektor, tak lain supaya penyampaian lebih efektif. Guna  menumbuhkan semangat pemerintah kecamatan dan jajaran nya untuk bisa membangun KAK di setiap desa.

Dari pengarahan yang dilaksanakan oleh Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI) ini,  terlihat semangat para Camat/ibu dan kades/ibu se kecamatan buay Madang timur dalam mendengarkan  penjelasan yang di paparkan Muhammad misnantoto S.Psi .

Muhammad Misnantoto S.Psi Perwakilah Forum Kader Posyandu Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dalam arahannya mengatakan, hingga saat ini KAK telah di kembangkan oleh FKPI hampir diseluruh kabupaten di Indonesia.

 Di OKU Timur banyak sekali partisipasi masyarakat terlihat pada tahun 2022 lalu tepatnya pada Agustus. Menjelaskan bahwa partisipasi di OKU Timur cukup besar terlihat. Ada delapan kecamatan yang telah berpartisipasi, 11 PKM, dan 68 Desa, terbagi dalam 128 Kelompok Posyandu serta 11.144 donatur.

“Saya melihat semangat partisipasi masyarakat Oku Timur sangat Bagus, terlihat saja pada tahun 2022 tepatnya Agustus ini sangat besar rasa peduli,” Kata Muhammad Misnantoto.

Ia menyebutkan bahwasanya donasi yang diterima, bukan hanya bentuk uang tetapi juga dapat berbentuk barang yang berguna untuk balita, anak stunting dan ibu hamil.  Yakni berupa kebutuhan pangan seperti beras, sayuran, dan lauk yang berunsur empat sehat lima sempurna.

Tambahnya lagi, program ini menurutnya berdampak positif tersendiri dari pada kehidupan masyarakat. Yakni mengurangi terjadinya tindakan kejahatan/kriminalitas dari masyarakat itu sendir, karena dengan adanya program ini  kebutuhan balita, anak stanting dan ibu hamil menjadi terbantu.

“Dengan adanya program ini dapat kita lihat dampak positifnya bapak dan ibu, seperti tingkat kriminalitas berkurang dikarenakan bantuan dari ibu, bapak semua. Sebab apa, hampir tindak kriminal bisa terjadi karena kurangnya biaya hidup dimasyarakat itu sendiri, seperti kurangnya makanan balita, pengobatan stanting, dan biaya ibu hamil yang besar,” Sebut Muhammad Misnantoto saat memberikan materi mengenakan baju putih dengan lengan merah.

Dilokasi yang sama, Nyonya dr Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes Ketua TP-PKK Kabupaten OKU Timur dalam arahannya, mengatakan salah satu faktor tersendatnya kegiatan KAK ini. Dikarenakan kurangnya kader-kader FKPI yang ada di OKU Timur untuk mengajak masyarakat dalam menjalankan KAK di OKU Timur.

Dia mengajak supaya para Camat dan Khususnya Camat beserta Ketua PKK Kecamatan Buay Madang Timur khususnya. Agar mengkoordinir desa diwilayah hukumnya supaya  bergerak cepat untuk menjalankan program sistem KAK. Sehingga diharapkan balita, anak stunting, ibu hamil bisa diringankan dalam proses penyembuhan ataupun sampai melahirkan.

“Maka dari itu setiap desa diharapkan bisa mencontoh dan belajar dari kabupaten lainnya yang telah terlaksana program KAK ini sebagai dari pembelajaran. Dengan cara melihat program yang telah terlaksana di kabupaten lain di media sosial,” Ucap Istri dari Bupati OKU Timur Ir. H Lanosin ini.(anton)

Komentar