by

HMI Ngopi Bertemakan Petani Sejahtera OKU Timur Maju Lebih Mulia

SUMSEL.NEWS – OKU Timur – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang OKU Timur menggelar diskusi sambil ngopi  bareng dengan para alumni bertemakan Petani Sejahtera OKU Timur Maju Lebih Mulia?, di Sekretariat HMI dan KAHMI Cabang OKU Timur, Selasa (27/7/2021).

Dengan narasumber Nardianto selaku Ketua Presidium KAHMI OKU Timur sekaligus Direktur PUD Agribisnis dan Pengelolaan Logistik Daerah, Iman Sulaiman Presidium KAHMI sekaligus Puket 1 STIPER Belitang dan Imam Muhtasor Kabid Kajian Daerah KAHMI OKU Timur sekaligus Pemerhati Pertanian .

Menurut Nardianto selaku Direktur PUD APLD OKU Timur, kesempatanya berbicara sebagai narasumber mengatakan, PUD APLD OKU Timur didirikan sesuai amanah Peraturan daerah nomor 2 Tahun 2020 bertujuan ikut serta mensejahterakan rakyat melalui usahanya diharapkan mampu menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menyebutkan salah satu fungsinya melakukan penyerapakn gabah, melakukan produksi, ikut serta menyediakan beras untuk masayarakat atau BPNT di Ninas Sosial, PT LPI, PT PSMI dan Bulog. Bahkan nantinya melalui Rice Milling Plant (RMP) di KTM Belitang yang berada di Desa Taman Mulyo, Semendawai Suku III menjadi aset PUD APLD OKU Timur akan mampu memproduksi beras sendiri.

”Telah cek pabrik (RMP) dan bisa produksi sendiri kedepanya beras premium,” ujar Pria yang menyandang Sarjana Sastra ini.

Iman Sualiman yang hadir sebagai narasumber,  Kabupaten OKU Timur sejak awal dibranding menjadi kabupaten penghasil pangan, namun demikian perlu diketahui juga di OKU Timur bukan hanya penghasil padi tetapi juga penghasil karet yang lahannya lumayan luas.

Ketua I STIPER Belitang ini, menyampaikan ada tiga cara dilakukan dalam rangka peningkatan pendapatan para petani sehingga petani sejahtera OKU Timur Maju lebih mulia, pertama melalui intensifikasi, disverifikasi dan ektensifikasi. Untuk lahan pertanian di OKU Timur mayoritas merupakan lahan tadah hujan, atau lebih dari seratus ribu hektar bila dijumlahkan antara sawah irigasi dan tadah hujan.

 Intensifikasi adalah pengoptimalan atau meningkatkan kegiatan yang lebih terhadap pengolahan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan berbagai sarana.

Diversifikasi Pertanian Adalah usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu hasil pertanian.

Diversifikasi pertanian dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu memperbanyak jenis kegiatan pertanian, misalnya seorang petani selain bertani juga beternak ayam dan beternak ikan. Memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan, misalnya pada suatu lahan selain ditanam jagung juga ditanam padi ladang.

Ekstensifikasi pertanian adalah perluasan areal pertanian ke wilayah yang sebelumnya belum dimanfaatkan manusia. Sasarannya adalah ke lahan hutan, padang rumput steppe, lahan gambut, atau bentuk-bentuk lain lahan marginal (terpinggirkan)

“Di oku timur pengoptimalan lahan dengan upaya meningkatkan pendapatan petani juga bisa melalui tumpangsari, sehingga pendapatan petani dapat bertambah, “ jelsanya.

Sementara Imam Muhtasor, menyebutkan keyakinanya ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam upaya mewujudkan petani OKU Timur yang sejahtera, seperti kualitas sumber daya manusia atau petaninya, yakni harus ada upaya yang harus dilakukan agar kualitas sumber daya petani bisa ditingkatkan sehingga mempunyai wawsan yang luas dan terbuka serta mudah menerima pembaharuan.

Di OKU Timur, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya perlu diperbanyak, dan menilai petani kurang tepat sistem pemasaran padinya.

“Perlu adanya reformasi kelompok tani yang kurang menerima pembaharuan,dan generasi pemuda penerus petani harus mendapatkan pelatihan,” kata alumni STIPER Belitang ini. Apen

Comment