by

Hasil Panen Padi Berkurang, Akibat Hama Tikus

SUMSEL.NEWS – OKU Timur – memasuki musim panen padi saat ini, beberapa petani padi di Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya sudah mulai melakukan pemungutan padi dilahan sawah milik mereka, seperti salah satunya di sawah milik  Sutiono. Pada selasa (21/7/2021), hasil panen lahan miliknya belum memuaskan karena sebelumnya diserang hama tikus.

Tampak belasan pengarit mengenakan topi caping (topi yang dibuat dari anyaman bamboo berbentuk lancip) menuai padi dilahan milik Sutiono, terlihat ada yang menuai padi menggunakan arit, diantaranya ada yang memanggul padi diatas kepalanya untuk dikumpulkan disatu tempat.

Sutiono mengatakan pada panen musim ini hanya bisa pasrah dan menerima berapapun hasil panen padi miliknya, apalagi mengingat tanaman padinya saat masa pertumbuhan mendapat serangan hama tikus sehingga hampir setengah dari tanaman padinya rusak tak bisa dipanen.

Menurutnya luas lahan sawahnya seperempat hektar sawahnya bisa menghasilkan 16 buah karung, namun musim ini dipastikan tak mencapai jumlah tersebut. Ia pasrah menerima berapapun hasilnya.

“Pasrah berapapun hasilnya saya terima, karena petani itu yang penting musimnya panen ikut juga panen,” kata Sutiono, yang ketika di Lahan pergi kesawah tetap menjaga protokol kesehatan memakai masker.

Ketika ditanya tentang asuransi pertanian, sebagai petani belum mengetahui adanya asuransi pertanian. “ nggak ikut asuransi mas,” ujarnya ketika ditemui dilokasi lahan pertaniannya terletak di Jalan Desa Tanah Merah Trans XVI.

Ditambahkan Sumarno, penderitaan petani semakin bertambah dengan harga padi yang dianggap belum memuaskan, mengingat saat dipanen seperti sekarang bila menggunakan alat powe r thresher (mesin perontok padi) petani hanya bisa menjual padi seharga RP 3.600 perkg.

“Sekarang panen tapi itu hancur, gara-gara tikus, kalau walang sangi kurang, harapannya empat ribu lebih, petani berharap padi mahal sesuai dengan pengeluaran biaya pengelolaanya mahal, pupuknya, biaya tanamnya mahal, pupuknya susah mendapatkanya,” terangnya. Apen

Comment