by

Basic Training HMI STIPER, 25 Peserta Dinyatakan Lulus

SUMSEL.NEWS – OKU TIMUR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIPER Belitang menggelar Latihan Kader 1 (LK-1) atau Basic Training dalam rangka penerimaan anggota baru. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 04-08 November 2021.

Kegiatan yang sering disebut LK 1 dilaksanakan di Aula Balai Desa Karang Binangun II, Kecamatan Belitang Madang Raya, mengusung tema terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi dan perannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa.

Puluhan peserta mengikuti basic training dari pertama hingga penutupan, selama mengikuti para peserta diberikan materi tentang wawasan ke-Indonesiaan, wasawan kebangsaan, wawasan Ke-Islaman, dan materi kepemimpinan manajemen organisasi disampaikan oleh pemateri yang disiapkan panitia.

Pada penutupan panitia menetapkan sebanyak 25 mahasiswa dinyatakan lulus mengikuti LK 1, peserta merupakan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di OKU Timur, yaitu, dari Kampus STIPER Belitang, STKIP Nurul Huda, STIT MU Gumawang, STIE Trisna Negara, dan STKIP muhammadiyah.

Ketua HMI Komisariat STIPER Belitang Sarwan Hidayat, mengatakan di HMI mempunyai jargon berteman lebih dari saudara, terus berjuang untuk mencapai tujuan dan cita-cita HMI untuk umat dan bangsa.

“Sebagai mahasiswa meskipun rajin dalam kegiatan organisasi juga tak melupakan tugas sebagai mahasiswa, kader HMI juga harus berprestasi dibidang akademik juga, harus menjadi lulusan terbaik dikampusnya saat wisuda,” Ucapnya, saat penutupan kegiatan pada Minggu (08/11/2021),

Sementara Ketua Umum HMI Cabang OKU Timur Agus Epriadi, dalam sambutannya usai melantik peserta yang lulus, menyampaikan bahwa LK-1 adalah pintu masuk seorang mahasiswa untuk menjadi kader HMI dan merupakan proses paling dasar. Sehingga jangan cepat berbangga diri karena suduh lulus LK-1, tetapi juga harus terus meningkatkan pemahaman terhadap materi termasuk membaca hasil-hasil konstitusi, dan kegiatan pasca LK-1.

“Anggota yang baru dikukuhkan untuk tetap berproses di organisasi HMI karena masih ada proses pembentukan diri di tingkatan berikut yaitu LK-2/Intermediate Training dan LK-3/Advance Training,” ucapnya.

Pria yang menempuh pendidikan Strata Satu di Kampus STIT Misbahul Ulum Gumawang ini, mengatakan bahwa ciri kader HMI adalah selalu kritis dan terbuka akan ilmu pengetahuan. Keterbukaan dalam berfikir tersebut membuat kader HMI dengan mudah menyerap nilai-nilai kepemimpinan dalam semua aspek dan menerapkannya dalam kehidupan dilingkungannya. (hengky)

Comment