25 Mahasiswa Lulus Kaderisasi Tingkat Dasar GMNI OKU Timur

Berita, OKU Timur1028 Dilihat

Sumsel.news – OKU Timur – Sebanyak 25 mahasiswa dinyatakan lulus mengikuti Kaderisasi Tingkat Dasar (KDT) yang digelar Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten OKU Timur. Dilaksanakan mulai Hari Jumat tanggal 19 sampai 21 Mei 2023. Di Aula Penginapan Helena, BK 9, Kecamatan Belitang, OKU Timur.

Budi Tara Ketua Umum DPC GMNI OKU Timur, menyebutkan bahwa KTD  merupakan proses pengkaderan tingkat pertama yang ditujukan bagi mahasiswa sebagai anggota GMNI. Mahasiswa yang mendaftar sebanyak 50 orang, dan dinyatakan lulus mengikuti sampai selesai sebanyak 25 orang.

Beberapa pemateri nasional yang hadir baik hadir langsung, maupun melalui zoom (program perangkat lunaktelekonferensi video) diantaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranomo, DR Karyono Wibowo pemateri lokal lainnya. Kegiatan KDT DPC GMNI OKU Timur dibuka secara resmi Asisten I Setda OKU Timur Dwi Suprianto, dan ditutup DPP GMNI.

“Setiap kampus di OKU Timur ada perwakilan yang mengikuti, bahkan ada tiga yang dari luar daerah salah satunya dari Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh,” sebut Bung Budi sapaan akrabnya saat menceritakan pelaksanaan KTD GMNI OKU Timur.  

Kegiatan yang sering disingkat KTD ini, mengusung tema Memanifestasikan Ajaran Marhaenisme di Bumi Sebiduk Sehaluan. Kegiatan bertujuan menyiapkan para anggota GMNI menjadi kader yang memahami, meyakini dan mampu memanifestasikan marhaenisme dalam kehidupan pribadi dan kehidupan sosialnya.

KTD ini, berfungsi sebagai proses indoktrinasi kader untuk merubah sikap, mental, kepribadian dan cara berpikir. Para calon kader agar menjadi kader yang ideologis, progressif, revolusioner dan berkepribadian dalam kebudayaan..

“Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin mengajak kita semua untuk meneguhkan semangat para pendiri bangsa kita, Bung Karno bahwa Indonesia itu bukan hanya OKU Timur bukan hanya Pulau sumatera. Tetapi, Indonesia adalah seluruh pelosok tanah air, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai pulau Rote,” ucap pria yang memiliki hobi mengenderai RX King ini.

Masih dalam sambutanya, Ia mengaharpkan spirit/semangat menjaga persatuan serta kesatuan bangsa harus tetap bersemayam dalam jiwa dan raga. Dan harus ditanamkan supaya tumbuh subur agar berbuah toleransi dan perdamaian serta keadilan dan kesejahtraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Dilihat dari kemajemukan masyarakat OKU Timur, Praktek menjaga persatuan  dan kesatuan harus dilakukan terus menerus dan harus dimulai dari OKU Timur yang kita cintai bersama agar kabupaten ini menjadi cerminan bagi daerah-daerah lain di seluruh pelosok Indonesia.

Ia mengingatkan  jargon yg di miliki kabupaten OKU Timur Maju lebih mulia, bukan hanya karya dari Bapak Bupati, bukan hanya karya lembaga eksekutif, lembaga legislatif ataupun yudikatif saja. Tetapi keberhasilan OKU Timur juga ada campur tangan yang berasal dari karya pemimpin-pemimpin agama, budayawan dan para pendidik serta organisasi2 ke- Mahasiswaan serta para pelaku lainnya.

“Kawan-kawan Mahasiswa, Kecepatan kita dalam meraih cita-cita adalah peran besama…, Peran pemerintah melakukan pembangunan tidak terlepas dari kerja bersama organisasi Mahasiwa, terlebih khususus Gerakan Mahasiswa nasional Indonesia cabang OKU Timur. Pada kesempatan kaderisasi tingkat dasar DPC GMNI OKU Timur ini.

KTD merupakan proses pengkaderan tingkat pertama yang ditujukan bagi mahasiswa yang telah disahkan sebagai anggota GMNI melalui PPAB. KTD mengutamakan proses pengenalan ideologi kepada para calon kader sehingga memahami marhaenisme secara menyeluruh, tidak tekstual dan parsial. 

Dengan pemahaman ideologi yang baik, maka para kader diharapkan akan mampu melaksanakan perjuangan secara konsisten mulai dari metode berpikir yang dipakai. Pola gerakan yang digunakan serta disiplin gerakan yang dianut, kesemuanya akan selalu bersumber pada satu roh ideologi yaitu marhaenisme.

Pen

Komentar